BUKAN 350 TAHUN!!!
FEMA DEWITA (12218665)
3EA09
Sekitar dua abad
lalu, hampir semua bangsa di dunia dikuasai oleh kolonialisme atau penjajahan
dari bangsa-bangsa Eropa. Misalnya saja Kerajaan Inggris pada masa itu, mereka
mempunyai wilayah jajahan di lima benua. Bahkan yang lebih lama lagi, dahulu
dunia sempat dibagi dua kekuasaannya melalui Perjanjian Tordesillas.
Kenapa bangsa-bangsa Eropa melakukan itu? Salah satu tujuannya
adalah mencari dan berdagang rempah-rempah, sesuatu yang mahal dan banyak
dicari di Eropa. Maklum, di Eropa sulit ditemukan rempah-rempah yang bisa bikin
masakan jadi lebih enak.
Mereka kemudian melakukan ekspedisi ke seluruh dunia untuk mencari
rempah-rempah tadi, untuk kemudian dibawa ke negara mereka. Sayangnya di dalam
proses itu, bangsa yang menjadi korban kolonialisme banyak yang tenggelam dalam
kemiskinan, perang saudara, hingga penderitaan.
Jadi gini guys… Indonesia dikatakan pernah dijajah
selama 350 tahun. Namun, percaya atau nggak,
sebenarnya hal itu hanya berupa mitos, lho.
Bapak pendiri bangsa kita, Ir. Sukarno, pernah mengatakan, “Indonesia dijajah
selama 350 tahun!”
Walau begitu, ucapan Bung Karno itu hanya untuk membangkitkan
semangat rakyat Indonesia saat perang mempertahankan kemerdekaan menghadapi
Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia pascaproklamasi. Masih ingat
tentang sejarah bangsa Indonesia yang mempertahankan kemerdekaannya, kan?
Ucapan Bung Karno
itu nggak lain
adalah untuk membalas perkataan penguasa-penguasa Hindia Belanda, salah satunya
Bonifacius Cornelis de Jonge, yang sempat dengan arogan berkelakar, “Belanda
sudah berkuasa 300 tahun dan masih akan berkuasa 300 tahun lagi!”
Dalam buku Bukan 350 Tahun
Dijajah yang ditulis oleh Prof. Mr. G. J. Resink, seorang sejarawan
keturunan Belanda, juga dibantah tuh kalau Indonesia pernah dijajah Belanda
selama 350 tahun. Justru yang benar adalah sebaliknya, Belanda membutuhkan
waktu sekitar 300 tahun untuk menaklukkan seluruh wilayah yang sekarang dikenal
bernama Indonesia.
Awal
tahun 1511, ketika bangsa Portugis berhasil menguasai Malaka, yang pada saat
itu merupakan sebuah emporium (pusat perdagangan) yang menghubungkan
perdagangan dari India dan Tiongkok. Menguasai Malaka membuat Portugis berhasil
mengendalikan dan memonopoli perdagangan rempah-rempah disana. Setahun
setelahnya, pelaut Portugis Afonso de Albuquerque mengirim sebuah armada ke
tempat asal rempah-rempah di Maluku, tepatnya di Ternate. Di sana, Portugis
membangun sebuah benteng untuk memantapkan kedudukannya dan sempat meluaskan
pendudukannya ke Pulau Timor bagian timur.
Selama berada di Nusantara, Portugis meninggalkan banyak jejak
keberadannya juga yang beberapa di antaranya masih bertahan hingga sekarang
Jadi sampai tahun
1912, Belanda baru benar-benar bisa menguasai seluruh wilayah yang kemudian
menjadi wilayah Indonesia (kecuali Timor Timur karena kekuasaan ada Portugis di
sana). Berdasarkan hal itu, sudah bisa kita hitung deh nih berapa lama
sebenarnya Indonesia dijajah Belanda.
Jika awal penjajahan dihitung dari awal berdirinya VOC tahun 1602,
ditambah 350, Indonesia seharusnya baru merdeka pada tahun 1952. Jika dihitung
tahun 1800 saat pemerintah Belanda mengambil alih VOC yang bangkrut lalu
mengubahnya menjadi Hindia Belanda, Indonesia baru merdeka tahun 2150 (sekarang
pas kamu lagi baca artikel ini kita masih dijajah).
Atau jika dihitung lebih awal lagi saat pertama kali pasukannya
Cornelis de Houtman datang ke Nusantara tahun 1596, Indonesia seharusnya baru
merdeka di tahun 1946, padahal Belanda sendiri menjajah kita hingga tahun 1942
saja sebelum akhirnya datang Inggris dan setelah itu Jepang yang menjajah kita
dari tahun 1942 hingga 1945.
Kalaupun mau
disebut “Belanda menjajah Indonesia”, hal itu hanya terjadi selama tiga tahun
saja, yakni pada peristiwa agresi militer Belanda pada tahun 1945-1947 terhadap
negara Indonesia yang sudah berdaulat.
Sebelum tahun 1945, secara de
facto dan de jure Indonesia
memang belum ada. Wilayah yang sekarang bernama Indonesia sebelum 1945 ya
dikenal sebagai Hindia Belanda saja, yang artinya “India milik Belanda”. Dan
jauh sebelum ada nama Hindia Belanda, Indonesia dikenal sebagai Nusantara.
Negara Kesatuan Republik Indonesia sendiri baru terbentuk sejak diproklamasikan
pada 17 Agustus 1945.
Banyak
guru sejarah yang sudah mengetahui soal Belanda yang menjajah bukan 350 tahuun
ini. Lalu, kenapa mereka tetap mengatakan hal yang salah? Itu karena mereka
ingin membangun sifat nasionalisme dan patriotism pada diri generasi muda yang kebanyakan
sekarang sudah diwarnai perkembangan digital, dan sangat di khawatirkan mereka
melupakan sejarah bangsa ini.
M E R D E K A!!!!!!
Komentar
Posting Komentar